Ads 468x60px

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 20 Agustus 2017

Misteri Luka di Dada yang Diduga Renggut Nyawa Mahasiswa Kupang

Misteri Luka di Dada yang Diduga Renggut Nyawa Mahasiswa Kupang


Bagi pihak keluarga, penyebab kematian Jems Ridwan Kase (20), mahasiswa semester II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi misteri.

Jems ditemukan tewas usai mengantar kekasihnya, pada Kamis, 6 Mei 2017, sekitar pukul 02.00 Wita, di kilometer 15 Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah. Sepeda motor yang dikemudikannya bertabrakan dengan Yamaha Vixion yang dikemudikan lelaki berinisial DOM, warga RT 021 RW 008, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah.

Ironisnya, kondisi luka korban tidak seperti umumnya korban kecelakaan sepeda motor. Kendaraan roda duanya rusak, namun korban hanya mengalami luka robek di bagian dada. Pihak keluarga menduga kematian Jems tidak wajar.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyebut bahwa kematian Jems murni kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu M Fakhruddin mengatakan, Jems meninggal dunia karena terjadi benturan yang keras, sehingga mengalami ruka robek di dada. Selain itu, korban juga mengalami luka lecet di punggung dan tangan kanan.

Ia membenarkan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Kamis, 6 Mei 2017, sekitar pukul 02.00 Wita, di Jalan Timor Raya Kilometer 14-15 Desa Mata Air, Kupang Tengah. Saat itu, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DH 3861 HP bertabrakan dengan motor Yamaha Vixion berpelat nomor DH 6151 BM.

"Pengendara Honda Beat mengalami luka robek di bagian dada kanan, luka lecet pada punggung tangan kanan, dan meningggal dunia," kata Fakhruddin.

Sementara, pihak keluarga belum menerima kematian Jems Kase. Keluarga yakin, Jems meninggal bukan karena kecelakaan, melainkan dibunuh. Untuk mengetahui persis penyebab kematian korban, tim dokter Polda NTT menggelar autopsi terhadap jenazah Jems.

Ayah korban, Sem Kase mengungkapkan, keluarga belum menerima dengan ikhlas kematian anaknya. Menurut dia, keluarga besar mengakui adanya kecelakaan itu, namun pihaknya meyakini korban meninggal karena luka tusuk di dada kanan.

"Hanya dengan autopsi supaya penyebab kematian korban bisa diketahui," ujar Sem Kase kepada Liputan6.com, Jumat, 18 Agustus 2017.

Ia mengatakan pula, ada sejumlah kejanggalan yang ditemukan di tempat kejadian perkara atau TKP. Sebab, helm mahasiswa Kupang tersebut yang tidak dipakai saat itu dalam keadaan utuh. Begitu pula dengan kondisi motor korban yang tidak begitu parah, jika dibandingkan dengan motor yang bertabrakan dengan Jems.

0 komentar:

Posting Komentar